Burung pelatuk membenturkan kepalanya 20 kali tiap detik. Namun otot, tulang dan kelopak matanya melindungi burung kecil ini.
Otot padat dan kuat pada leher burung pelatuk memberi kekuatan mematuk berkali-kali. Otot ekstra pada kepala burung membuat burung ini tak merasa kesakitan. Otot ini bertindak seperti helm pelindung otak.

Tak seperti otak manusia, otak burung pelatuk ‘dijaga’ ketat otot dan tulang kepala. Hal ini membuat otak burung tak berguncang-guncang ketika sedang mematuk-matuk cabang pohon. Sepermilidetik sebelum mematuk, otot burung ini berkonstraksi.
Kemudian diikuti penutupan kelopak mata dalam. Kelopak mata ini berfungsi seperti sabuk pengaman mata, kata ophthalmolog Ivan Schwab dari University of California Davis. “Tanpa kelopak ekstra, retina burung ini bisa pecah atau keluar”.
‘Perlengkapan’ keamanan ini sangat penting bagi pelatuk jantan yang mematuk 12.000 kali tiap hari selama musim kawin. Burung ini hanya mematuk dengan patukan lurus pada pohon. Burung ini mencegah trauma kepala dengan bergerak dari satu sisi ke lainnya.
Sumber :
teknologi.inilah.com
Facebook Comment :
Artikel Terkait:
Hewan
- 8 Hewan Yang Paling Fenomenal di Dunia
- Fakta Unik dan Menarik Tentang Nyamuk
- Alasan Kenapa Mesir Mengagungkan Kucing
- 15 Fakta Tentang Kucing
- 10 Binatang Terpintar di Dunia saat ini
- 10 Hewan Pekerja
- 10 Predator Prasejarah yang Mengerikan
- Burung-Burung dengan Sistem Pertahanan Terbaik di Dunia
- 10 Ular Bersenjatakan Racun Paling Mematikan
- 4 Bunga Paling Unik Di Dunia
- Pertolongan Pertama Letika Tergigit Hewan Berbisa
- 6 Hewan Langka Dari Indonesia Yang Mirip dengan Hewan Mitologi
- 10 Mamalia Unik yang Jarang Kita Temui
- 7 Jenis Burung Paling Berbahaya
- 10 Hewan yang Bermigrasi Paling Jauh di Dunia
- Tanaman-tanaman Karnivora
- 10 Makhluk dengan Senjata Beracunnya
- Makhluk Kecil yang Membantu Polisi Menyelesaikan Masalah Kematian
- Fisika Ekor Bengkok pada Kadal Lompat
- 13 Hewan Punah yang Ditemukan Masih Hidup
0 comments:
Post a Comment